Tuesday, April 22, 2008

Terrace House : Konsep Hunian yang Menghargai Alam

Sifat dan karakter seseorang dapat menjadi sebuah inspirasi yang baik untuk mendesain dan membuat konsep sebuah rumah tinggal. Saya akan mengajak Anda untuk melihat sebuah hunian terbuka, sederhana, dan unik yang secara fisik merupakan implementasi dari sifat penghuninya yang menyukai keterbukaan dan kepraktisan akan sesuatu yang baru.

Sebuah rumah di wilayah Ciganjur, Jakarta Selatan merupakan hunian dengan desain unik sebagai buah pemikiran antara arsitek dan penghuninya yang menghargai alam. Dalam membuat konsep hunian ini, sang arsitek memahami keinginan penghuni yang sangat respect terhadap ruang luar dan keterbukaan.

Pola hidup keluarga untuk selalu membuka pintu dan jendela segera setelah terbangun di pagi hari, dipadukan dengan prinsip arsitektur yang tinggi sehingga menghasilkan sebuah konsep rumah yang sangat terbuka dan terasa seperti memiliki banyak teras. Konsep rumah yang terbuka ini memberikan keuntungan untuk wilayah yang beriklim tropis, karena sifatnya yang mampu meredam panas dan melancarkan sirkulasi udara serta pencahayaan. Dengan begitu, rumah ini juga akan menjadi semakin efisien karena tidak perlu mengandalkan keberadaan AC dan menjadikannya sebagai hunian yang hemat energi.

Desain ini memaksimalkan penanaman pohon dan rerumputan untuk menciptakan proporsi yang lebih seimbang, dan juga agar suhu di dalam ruangan tetap terasa sejuk. Hunian ini sangat kaya akan unsur-unsur alam, yakni dengan dipadukannya batu, air, dan kayu dalam konsep desain rumah ini seperti terlihat pada tampilan eksteriornya.

Suatu konsep yang sangat menarik dari rumah ini adalah tidak terdapatnya batas fisik antara ruang dalam dan ruang luar, tidak hanya itu, tinggi lantai yang menghubungkan antara ruang dalam dengan ruang luar pun sengaja tidak dibedakan. Tujuannya adalah agar suasana terasa mengalir, sehingga ketika anda akan berjalan melintasi ruangan, anda akan terasa menyatu dengan lingkungan luar. Untuk mendukung konsep tersebut, desain detail jendela juga secara sengaja tidak dipasangi oleh bingkai daun jendela, begitupun pintu yang dapat dibuka secara maksimal, hingga seolah-olah tidak terdapat batas antara ruang dalam dan ruang luar. Selain itu, keterbukaan dalam ruangan ini juga memberikan keuntungan bagi penghuni karena sirkulasi udara dan sinar matahari di dalam rumah dapat terjaga dengan baik.

Desain rumah yang terbuka dengan pintu-pintu yang juga selalu terbuka bukan berarti penghuni tidak memiliki privasi di dalamnya. Dinding tinggi terbuat dari batu yang anda temukan saat memasuki rumah mampu menyembunyikan hunian sehingga mampu memberikan privasi bagi keluarga. Tidak hanya itu, jalan masuk yang terbuat dari kerikil sehingga akan berbunyi nyaring ketika tamu datang akan memberikan rasa aman bagi pemilik hunian. Selain untuk keamanan, batu kerikil tadi juga dapat bermanfaat untuk menjaga kelembapan di sekitar lingkungan rumah, sehingga hunian akan terasa sejuk.

Bagian luar hunian ini diolah dengan menggunakan unsur garis grafis yang konseptual, yakni dengan menggunakan berbagai material unik untuk memperkuat visualisasi dari rumah tinggal ini. Unsur kayu yang berjajar, air yang lembut, batu yang dingin namun bersih, kerikil yang tidak beraturan serta tanaman hijau yang sederhana ditempatkan pada sebuah garis sejajar yang menimbulkan keharmonisan di dalamnya. Ornamen kayu yang dapat berfungsi sebagai teras dikombinasikan dengan kolam air buatan yang berwarna kehitaman. Hal ini sangat kontras dengan tanaman air yang bernuansa hijau dengan aksen bunga-bunga kuning. Semua itu tersusun dengan rapi di dalam satu garis lurus sejajar dengan ketinggian yang sama dan berkesinambungan. Hal ini dilakukan senada dengan peletakan tempat berjalan yang dipikirkan dengan matang, yakni terbuat dari batu kotak-kotak yang memberi kesan melayang dalam menghiasi kolam air dan tanaman iris yang ditanam di bawah kolam. Pohon-pohon besar yang rindang pada titik-titik tertentu mampu memperkuat unsur grafis yang ingin dibentuk oleh sang arsitek dan penghuni, selain juga untuk memberikan aliran angin yang menyejukan. Visualisasi yang sangat simetris ini bertambah menarik dengan latar belakang rumah yang modern, sehingga memberikan ciri khas yang berbeda pada hunian.

Baca juga :
The Inside of Terrace House

No comments: